Short Review: Palestina Membara (Graphic Novel)

palestina membara

Judul: Palestina Membara (Duka Orang-orang Terusir)

Penulis: Joe Sacco

Penerbit: Dar Mizan

Penerjemah: Ary Nilandari

Tahun Terbit: Maret 2008 (cetakan I)

Jumlah Halaman: 290 hal

ISBN: 978-979-752-831-6

Blurb:

Pada akhir 1991 dan awal 1992, Joe Sacco menghabiskan dua bulan bersama rakyat Palestina di wilayah Pendudukan, melakukan perjalanan dan membuat jurnal. Sekembalinya ke Amerika Serikat pada pertengahan 1992, dia mulai menulis dan menggambar Palestina. Dia menggabungkan teknik reportase saksi dengan perceritaan melalui media buku komik untuk menggali situasi rumit yang sarat bermuatan emosi.

Komik ini meraih American Book Award pada 1996, dan semakin begizi setelah diterbitkan Kata Pengantar dari Edward Said. Selamat Menikmati!

“Buku ini adalah sebuah karya politis dan estetis dengan orisinalitas luar biasa, tidak seperti yang lainnya dalam perdebatan panjang, rumit, dan terdistorsi yang telah menyibukkan warga Palestina, Israel, dan pendukungnya masing-masing…Dengan pengecualian, satu atau dua novelis dan penyair, tak ada seorang pun yang pernah menggambarkan keadaan mengerikan ini lebih baik daripada Joe Sacco”.

–Dari kata Pengantar Edward Said

“Citra-citra tak terlupakan…Sacco memanfaatkan jiwa sebuah pengalaman lengkap dengan lumpur, keringat, ketakutan, kata-kata kasar, dan kerusakan abadi di dalamnya…Buku Palestina layak menjadi salah satu karya dokumenter terbaik”.

–Utne Reader

Review Singkat:

Baiklah, itu tadi sebagian blurb yang saya tulis dengan tergesa-gesa (takut koneksi putus). Awalnya dapet buku ini dikasih sama adik, dan merasa aneh karena koq komik serius begini ..apalagi tema Palestina, pasti sudah bisa nebak kayak apa penuturannya hingga tema spesifik yang hendak disampaikan. Tapi, percayalah setelah membaca kita akan diasyikkan dengan perjalanan penuh ketegangan, kekockakkan, kebingungan, dan ke-an ke-an yang lainnya 😀

Joe Sacco memang pandai membuat penonton eh pembaca terombang-ambing dalam kegalauan. Di sana ada rasa greget, was-was, ingin ngakak guling-guling terutama jika melihat gambar-gambarnya yang lucu-lucu sangat :D. Honestly, saya sampai-sampai sakit perut ketawa.

Dalam menyampaikan ilustrasi gambar Joe Sacco sangat memukau. Gambar tokoh utamanya, pastinya dirinya sendiri, menggunakan kaca mata bulet di tambah bibir yang seksi haha..serta rambut cepak agak keriting, benar-benar lucu.

Penokohan pun sangat cermat saya pikir. Tokoh-tokohnya mempunyai karakter manusiawi.

Joe Sacco rupa-rupanya ingin menampilkan manusia apa adanya, dengan berbagai latar belakang, pemikiran, ras, dsb. Dan, jujur ketika menghadirkan mereka dalam konflik yang menegangkan.

Dia berusaha seimbang melihat kehidupan para tokohnya, tidak memihak, bijak dalam memilih kata, memperlihatkan sisi manusia, bahwa kita bisa salah dan berpandangan berbeda.

Satu lagi, ekspresi dari setiap tokoh sangat kentara hingga kita bisa ikut terhanyut merasakan apa yang sedang mereka alami.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s