[Menang Giveaway] Takoyaki Soulmate by Erlita.P

takoyaki

Judul: Takoyaki Soulmate

Penulis: Erlita.P

Penerbit: Grasindo

Tahun Terbit: 2013

ISBN: 978-979-081-970-2

Jumlah halaman: 210 hal

Blurb:

Maya memasuki dunia yang berbeda dengan dunia yang dikenalnya selama ini. Di Kaguyas’s Corner, ia belajar bekerja. Bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang baru dikenalnya. Dari mulai pemilik cafe, juru masak, karyawan lainnya hingga pengunjung cafe. Setiap hari adalah pengalaman baru. Setiap menu yang tersaji menyimpan episode ceritanya sendiri. Terutama menu Takoyaki Soulmate yang menjadi andalan Kaguya’s Corner. Ada cerita suka cita, duka, persahabatan, dan juga cinta. Membuat meringis, tersenyum, bahkan tertawa lebar. Terutama bila berhasil menjadi “Tweet of The Week”. Siap menjadi tempat persinggahan untuk melepas lelah atau menjalin cerita. Terutama untuk menikmati seporsi Takoyaki Soulmate!

Review:

Yuu huu menang giveaway buku pertama kali itu memang sesuatu banget. Bisa memotivasi dua kali lipat untuk terus eksis di blog buku ini yang baru saja 2 minggu yang lalu dibuat πŸ™‚

Awalnya, buka Blog Buku Indonesia lalu menemukan blognya mbak Lucky Giyan Sukarno, dan kebetulan lagi mengadakan giveaway, yang menang akan diberi buku Takoyaki Soulmate karya Erlita.P.

Pertama kali baca sinopsis Takoyaki Soulmate langsung teringat Takoyaki isi kepiting πŸ˜€ yang pernah saya tonton cara membuatnya pada salah satu stasiun TV. Waah, jadi ngiler asli, tapi tunggu dulu koq ada soulmate-nya apa maksudnya…Setelah membaca lebih lanjut oh ternyata sesuatu yang pasti akan asyik sekali untuk dibaca. So, saya ikutan. Waktu itu diharuskan membuat sebuah kalimat yang oke jika kita memesan seporsi Takoyaki Soulmate. Dan, saya membuat kalimat yang tiba-tiba terlintas, sebuah kalimat yang bertahun lalu sering saya rapalkan untuk memaknainya πŸ˜€

β€œCinta itu ibarat sebatang sabun, jangan pegang terlalu erat karena ia akan terlepas”

Alhamdulillah kepilih dan menang [di sini] hihi asyik thanks God, secara saya suka makanan Jepang walau belum pernah nyoba #wek πŸ˜€

Pertama buka bungkus, kemudian bolak balik sampul, ihh desainnya lucu, manis, ada 2 Smiley Mochi (waktu pertama lihat belum tahu sih itu Smiley Mochi) dan bunga Sakura warna pink. Sederhana tapi cute lah pokoknya.

Tidak memakan waktu lama untuk membaca, karena ceritanya ringan dan segar. Sama sekali secara pribadi saya tidak kepikiran tuh membuat cerita/tema seperti Takoyaki Soulmate. Ceritanya sederhana yang sering sekali kita temui dalam kehidupan sehari-hari, tapi sering juga luput dari perhatian (mungkin karena terlalu biasa), dan mbak Erlita piawai merangkainya menjadi cerita yang enak dibaca serta sarat pelajaran. Walau pelajaran itu agak tersembunyi dan disampaikan dengan halus dan apa adanya seolah-olah just story aja.

Cerita dimulai dari Maya, seorang waitress part time di Kaguyas’s Cafe, tentang dirinya, keluarganya, pergulatannya dalam memaknai persahabatan, dan orang-orang disekelilingnya yang menambah semarak hidupnya.

Maya mempunyai masalah keluarga, orang tuanya bercerai dan ia sulit memposisikan dirinya di hadapan teman-temannya, lalu ia menjauh. Di waktu yang sama perlahan-lahan Maya menemukan secercah pemahaman tentang masalah yang dihadapinya, disebabkan perkenalannya dengan Budi, cowok playboy yang ternyata sangat dewasa. Dibalik pembawaannya yang keliatan suka cengar cengir alias tak serius dia mampu memberikan pengertian kepada Maya bahwa perceraian bukanlah akhir dari dunia.

Saya pikir ini sebuah cerita baru (so far) karena biasanya saya sering kali membaca perceraian dianggap sesuatu yang mengerikan, yang ketika itu terjadi kita pun hancur seketika. Iya, saya paham menghadapinya emang tidak mudah bagi sebagian orang, tapi alangkah bijaknya jika kita melihat segala sesuatu dari hikmah yang tersembunyi dan menjadikan kita bisa seribu kali lebih hebat dari sebelumnya, melesat bagai cahaya.

Bagi orang tua yang bercerai dan musuhan serta anak-anaknya dicuekin wajib baca novel ini kayaknya πŸ˜€ Orang tua Maya bercerai tapi tetap sepakat bahwa anak-anak adalah segalanya dan mereka ternyata bisa lebih bijaksana dan penuh kasing sayang ketika telah berpisah. Top!

Ada sesuatu yang membuat saya senyum-senyum, tercenung, bahkan ngakak, ketika membaca pesan kata yang ditulis jika pengunjung memesan Takoyaki Soulmate πŸ™‚

“Jangan liat ke belakang karena udah lewat. Jangan liat ke depan karena belum terjadi. Liat aja ke bawah, siapa tahu nemu duit.” (hal 9)

“Sometimes God allows s to cry for tears. To clear our eyes, so we can clearly see the good things ahead.” (hal 52)

“Don’t compare your love story to those you watch in movies. They are written by scriptwriters, but yours is written by God.” (hal 80)

Again, setiap halaman Takoyako Soulmate ada ikon-ikon lucunya, banyak bunga, ilustrasi, dll..Jadi, kita bacanya tidak jemu, tidak hanya kertas putih melulu πŸ˜€

Tapi, ada juga yang mengganjal. It’s not big deal sih selama selsai membaca hati jadi ringan πŸ™‚

Pertama, ketika awal dialog Maya dan adiknya, Izzan, dari dialog kesan yang ditimbulkan bukan seperti adik kakak, kayak ke temen. Saya tidak tahu mungkin penulis membuat antara mereka begitu karena jarak usia yang dekat atau mungkin gaya hubungan kakak-adik jaman sekarang di kota-kota besar begitu kali πŸ˜€ Kalau saya (mungkin di kampung) lebih akrab dan memanggil tidak dengan “kamu”. Btw, ini hanya masalah persepsi dan pastinya setiap orang beda-beda.

Kedua, sosok mbak Ria. Wah, ini membuat saya tak bisa membayangkan apakah memang dia sebegitunya ya. Setiap Maya dekatnya dengannya bulu kuduknya merinding. Untuk yang pernah bertemu atau bersapa dengan mahluk gaib (seperti saya) ini termasuk gimana gitu πŸ˜€ karena mbak Ria ibarat hantu di siang hari πŸ˜€ Saya yakin mbak Erlita menggambarkan mbak Ria seperti ini hanya untuk mempertegas karakternya yang dingin sedingin salju.

Harus saya tegaskan sekali lagi. Miss dalam sebuah novel itu pasti ada saja (bahkan novel legendaris yang mendunia), kita sebagai manusia tidak betul-betul bisa sempurna. Lebih dari cukup bagi saya, jika setelah membaca hati saya menjadi ringan, tidak mengkerut! Dan itu ada di Takoyaki Soulmate! πŸ™‚

Bravo mbak Erlita dan mbak Luckty, saya ikut lagi giveaway yang berikutnya yah yah πŸ˜€

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s